Arsip

Archive for the ‘Umum’ Category

Proses menuju Merdeka

Agustus 17, 2009 wismoyo 1 comment

Apakah iya kita ini sudah betul2 merdeka?  apakah iya merdeka itu cuma sebatas tidak lagi perang berhadapan dengan orang-orang dari luar sana? coba merenung sejenak saja, apa yang didapat dari ungkapan dan ucapan merdeka itu? ahh.. terlalu cepat kita teriak MERDEKA!

Categories: Umum

Hukum demi Keadilan harus ditegakkan kan? (Bag. 2)

Januari 30, 2008 wismoyo Tinggalkan komentar

Lanjutannya dari tulisan pertama (walau beda dialog)..

Tak kusangka.. beberapa waktu kemudian ada comment lagi masuk dari OCHA, hiks.. makin sedih aku dibuatnya.. kenapa ? karena bila diliat di Profile-nya, Icha yg manis ini sebenernya ada di LITBANG salah satu Koran terbesar nasional, namun dari isi comment-nya nampak banget dia sedemikian emosional dan meledak2.. :D Seperti inilah
isi comment-nya :

Emang dirimu pernah disakiti Soeharto?
Ada sisi Soeharto bersalah krn membiarkan anak-anak dan kroninya memanfaatkan dirinya sbg presiden.
Tapi jasanya mbangung negeri jg banyak

Toh ada pengadilan lebih adil diakhirat sana yg siapapun ga bs lolos. Pengadilan itu lbh layak buat Soeharto yg udh meninggal.

Mohon kalo liat kesalahan orang yg proporsional, jgn asal terjebak sama kyk intel asing yg mengobrak-abrik menelusup melalui ke tubuh anak negeri..

Sekarang perbolehkan saya memberikan jawaban/tanggapan yah..

Emang dirimu pernah disakiti Soeharto?

ya.. bukan hanya aku.. tapi banyak banget berjuta2 orang yang bukan hanya pernah disakiti, tapi dibantai.. dibunuh.. digusur.. dimiskinkan.. dibebani hutang.. dilanggar HAM-nya, dsb.. dia adalah penguasa sebuah rezim yang punya deretan panjang catatan hitam selama berkuasa. bukan cuma itu, ketika dia lengser-pun, dia meninggalkan sebuah kondisi negeri yang berantakan.. kondisi moneter yang carut marut, ancaman disintegrasi dan timbunan hutang luar negeri yang kebanyakan juga dikorupsi.. kamu gak pernah ngerasain sakit akibat ulah dan kebijakannya yang menggadai Indonesia? kamu gak pernah lihat anak2 yg gak bisa sekolah dan cuma ngamen2 di lampu merah? kamu gak ngeliat kakek2 80-an yg berjualan mainan anak kecil di emperan pasar mayestik? dan sebagainya? siapa yg harus bertanggung jawab?

Ada sisi Soeharto bersalah krn membiarkan anak-anak dan kroninya memanfaatkan dirinya sbg presiden.

Lantas, apa yang sudah Soeharto , anak2nya ataupun kroni2nya lakukan untuk menebus kesalahannya? pernah datang ia ke Pengadilan? siapa dulu yg menggembar-gemborkan ini negara hukum? Lantas, karena Ia Soegarto maka ia kebal hukum? lantas dimana keadilan, kalo maling jemuran aja dibakar hidup2..? kalo ibu2 yg ngutil di pasar aja, harus ditelanjangi dan diarak? siapa yg mengkhianati keadilan kalau begitu?

Tapi jasanya mbangun negeri jg banyak

Bisa kasi contoh apa ya prestasinya ? selain cuma kebohongan2 publik atas berbagai prestasi dan penghargaan yg pernah diraih,, selain kemampuan berkuasa selama 32 tahun diatas tumpukan mayat, darah dan ketakutan rakyatnya.. serta sistem ekonomi yg rapuh yang disusun dari hutang-hutang luar negeri…

Toh ada pengadilan lebih adil diakhirat sana yg siapapun ga bs lolos. Pengadilan itu lbh layak buat Soeharto yg udh meninggal.

Kayaknya, comment dari Kakek bisa menanggapinya.. seperti inilah :

Kalau semua keputusan salah benar diserahkan pada pengadilan di Akhirat sana, lalu untuk apa kita buat negara? Untuk apa Negara bentuk hukum, pengadilan, polisi, jaksa, hakim, penjara, juru sita dll? Pertanyaannya kenapa Maaf tidak diberikan pada maling ayam, maling jemuran atau ibu yang harus mencuri untuk susu anaknya, atau bapak yang harus mencopet untuk sekolah anaknya? Kenapa maaf hanya untuk Soeharto yang jelas-jelas memperkaya diri, membunuh 3 juta Rakyat, menggusur tanah, kebun dan sawah Rakyat, dll. Kenapa para hamba hukum, elit politik sangat pemaaf, punya hati nurani, santun dan bermoral pada Soeharto tapi berubah menjadi Iblis Biadab dan sangat kejam tanpa moral dan nurani pada Pedagang Kaki Lima yang harus berjualan karena kegagalan Negara menyiapkan lapangan kerja atau pada pelacur yang harus menggadaikan harga dirinya karena Negara tidak mampu mensejahterakan Rakyatnya? Ketika ada KETIDAK ADILAN, Hanya ada satu kata “LAWAAAAN!”
Mohon kalo liat kesalahan orang yg proporsional, jgn asal terjebak sama kyk intel asing yg mengobrak-abrik menelusup melalui ke tubuh anak negeri..

Mohon juga mempelajari sejarah dengan benar dan turun langsung bersentuhan dengan realitas.. tidak hanya sekedar berkutat di depan buku atau menghadapi Google.. biar kita tidak terjebak dengan logika2 status-quo.. biar bisa lebih rasional dan lebih proporsional.. selain hanya disesatkan oleh perasaan2 emosional dari sumber2 yang berkepentingan erat dengan pentingnya melindungi diri paska ditinggal Alm.. dan takut kebongkar semuanya.. waspadai bahaya laten Orde baru..

Begitu deh, kira2…

Hukum demi Keadilan harus ditegakkan kan?

Januari 30, 2008 wismoyo 2 komentar

Awalnya di kantor ngerjain install laptop baru kakak gw.. terus jemput radyt ku sayang… eh.. baru ketemu dia langsung nyampein berita.. “Eyang Kakung meninggal..” bener ? aku balik nanya.. ehh.. serius… barusan di TV Live….. ooo… terus jadi buru2 balik ke kantor dan buka detik serta nyalain TV.. eh.. ternyata bener.. terus pas cek mail ada pemberitahuan ada new comment di Friendster.. langsung aku buka.. dan ada comment dari Kakek begini.. :

“Soeharto Meninggal! Segera tuntut pengadilan In Absentia! Kenapa? Karena Hukum punya beberapa tujuan, antara lain: Pertama, Memberikan Efek PENJERAAN terhadap pelaku (Penjara, denda dll). Kedua, Memberikan pemulihan Hak terhadap Korban. Ketiga, Pembelajaran dan shock therapy untuk siapapun agar tidak mengulang perbuatan yang sama dikemudian hari.Ke empat untuk mengungkapkan kebenaran karena kejahatan terorganisir seperti yang dilakukan oleh Soeharto, tidak berdiri sendiri (Pelakunya tidak satu orang). Untuk itu maka kepada seluruh kawan-kawan untuk terus bergerak dan tetaplah menempatkan KESADARAN yang RASIONAL sebagai Pemimpin, bukan PERASAAN! “
setelah itu, aku juga langsung bikin di Bulletin dan ngirim juga Comments ke beberapa kawan-kawan.. seperti ini :

“Soeharto pergi tanpa teradili !!!

32 tahun berkuasa…
32 tahun republik ini dikangkangi…
32 tahun korupsi, kolusi, nepotis..
10 tahun tak tersentuh oleh hukum…
Akhirnya…
Dia pergi… tanpa sempat diadili…
Soeharto was die..

Demi keadilan..
Tuntut pengadilan in absentia!”

Perasaanku saat itu biasa aja.. justru sebenernya agak kecewa.. semua media tiba-tiba menyiarkan liputan tentang dia dan sedemikian rupa menyanjung2 kembali dia.. muak aku dibuatnya… berita, siaran dan liputannya sangat gak seimbang…

Kenapa aku menyayangkan kepergiannya dan serasa gak rela ? karena persoalan yang seharusnya Alm selesaikan di dunia belum selesai.. pertanggung-jawaban selama ia berkuasa belum lagi dilakukan.. ehh… 10 tahun waktu yang sangat panjang dari 1998 – 2008 ini tidak ada kepastian yg jelas.. sampai ia keburu dipanggil yang Maha Kuasa..

eh.. tiba-tiba.. tadi sore ada sebuah comment lagi yang masuk.. dari seseorang yg aku belum kenal langsung.. seperti ini lah :

“sebenernya seyh gw setuju sm lo…
tp menurut gw kayanya gag adil bngt semua kesalahan
d limpahin semua k alm.pak suharto….

inget…klo gag krn beliau indonesia gag bakal ad yg namanya orde baru…

justru yg paling bersalah adalh org2 terdekatnya
yg smpai skrg pun menjauhi alm….

inget msh ad anak buahnya knp gag mereka aj yg lbh disalahain…

alm.gag prnh melakukannya sendiri..
bnr kata si adian…

dia mmng salah…tp sudahlah beliau sdh tiada…
jgn prnh dihujat lg…

justru yg hrs dihujat adalah sahabat2 yg menjauhinya…coz mereka semua hny cuci tangan dr masalah…

sperti habibi n harmoko… “

Aku langsung tergelitik untuk menanggapinya… seperti inilah tanggapanku.. :

sebenernya seyh gw setuju sm lo…
tp menurut gw kayanya gag adil bngt semua kesalahan dilimpahin semua k alm.pak suharto…

mmmhhh… kayaknya gag ada bilang bahwa semua adalah mutlak kesalahan pak harto.. tapi, justru karena dia pimpinannya.. ingat.. dia presidennya saat itu.. dia penguasanya… maka dia adalah orang yang harus paling bertanggung-jawab.. Dan sangkaan.. dugaan.. dakwaan.. bisa dialamatkan ke siapa saja .. dan SALAH atau ENGGAKnya itu bukan gw, bukan temn-temen gw, jg pasti bukan elo yang memutuskannya… ini Negara HUKUM.. begitu katanya di jaman orde dia dulu.. yg sampai skrg masih berlaku juga di republic ini… jadi.. jangan kata-kata Negara Hukum Cuma jadi JARGON dan berlaku bagi maling ayam, atau pencopet amatiran doang… kalau dulu Soeharto yakin enggak ngerasa bersalah, ya jangan MANGKIR dari Pengadilan.. jangan juga ditutup-tutupi.. biar Proses Hukumnya jalan terus.. biar Pengadilan yang memutuskan… Bersalah atau Enggak… itu aja..

Kalo Salah ya bilang Salah.. kalo enggak ya sudah.. cari dan tentukan siapa yang bersalah… persoalan memaafkan, mengampuni itu persoalan kemudian.. tapi INGET.. Hukum demi Keadilan itu harus ditegakkan… begitu logikanya.. kalau ada kroni, anak buah, bawahan atau apalah namanya yang salah.. ya salah.. dan kenapa ada sampai berbuat salah? berarti ada yg tidak beres dengan kepemimpinannya.. benar begitu kan..

inget…klo gag krn beliau

indonesia

gag bakal ad yg namanya orde baru…

inget banget koq.. Orde yang lahir dengan tumbal 2 juta orang yang dibantai tanpa pengadilan itu? Orde yang lahir dari proses Kudeta yang dilakukan Tentara.. dengan mengkambing-hitamkan PKI.. Orde yang lahir dari hasil perselingkuhan Tentara dan CIA Amerika… Orde yang berhutang sedemikian banyak yang belum tentu kita bisa bayar sampai 7 turunan.. Orde yang menyisakan Krisis Ekonomi sedemikian hebat.. Orde yang menyisakan Harga Kedelai melambung, Harga BBM melangit.. Orde yang diisi oleh Kroni, Keluarga dan Antek-antek beliau.. Orde yang penuh kebohongan akan kondisi republic ini sebenarnya.. yang menggembar-gemborkan kemakmuran, kenaikan ekonomi palsu yang di propagandain terus menerus ama Harmoko (Menteri Propaganda Orde Baru)… Orde itukan? Apa yg patut dibanggakan dari Orde itu ? gara-gara orde itu, bangsa ini jadi mundur ratusan tahun kebelakang… bandingkan dengan negara2 tetangga yang umurnya jauh lebih muda? Lebih bagusan Order of The Phoenix-nya Harry Potter.. :D

justru yg paling bersalah adalah org2 terdekatnya
yg smpai skrg pun menjauhi alm….

Kalau bicara paling bersalah, ya beliau Alm.. beliau boss-nya… beliau tau itu.. lantas apa yg sudah dilakukan? Kenapa juga beliau ketika masih ada kesempatan nggak menyampaikannya di PENGADILAN? Beliau nggak percaya hukum kan.. Ya iyalah… secara berpuluh2 tahun beliau dan anak2 buahnya yg bikin hukum lemah dan banyak celah-celahnya.. demi mengamankan kepentingan mereka koq…

inget msh ad anak buahnya knp gag mereka aj yg lbh disalahain…

semua menurut aku salah koq… menurutku semuanya yg terlibat di Orde Baru garus diseret ke Pengadilan… dan Pengadilan yang nantinya memutuskan… jadi bukan aku.. bukan kamu juga… bukan temen2ku.. juga bukan sahabat2 kamu… Hakim2 di pengadilan berdasarkan Hukum dengan mengutamakan asas KEADILAN.. yang menentukan…

alm.gag prnh melakukannya sendiri..

bnr kata si adian…

aku juga sepakat…

dia memang salah…(bukan kamu yg berhak menentukan dia bersalah.. seperti yg aku bilang diatas..) tp sudahlah beliau sdh tiada… (Hukum punya mekanisme-nya koq..)

jgn prnh dihujat lg…

lohh…??? Siapa yg menghujat? Apa sih menghujat itu? Cuma menyampaikan apa yg seharusnya dan sesuai pendapat kan ?cuma satu wujud demokrasi aja.. biar hukum tetap ditegakkan.. tanpa pandang bulu.. biar orang lain/ yang masih hidup mendapatkan pelajaran dan berfikir seribu kali untuk melakukan kesalahan yg sama.. itu

justru yg hrs dihujat adalah sahabat2 yg menjauhinya…coz mereka semua hny cuci tangan dr masalah…

sperti habibi n harmoko..

Apa bedanya Soeharto, Habibie, Harmoko? Ataupun yg lain2? Jadi boleh kalo menghujat Habibie, Harmoko dll.., tapi enggak boleh hujat soeharto gitu? Siapa dia rupanya? Nabi? Justru kamu yg mulai enggak adil doong… :D Justru yg harus ditegaskan disini adalah karena Alm adalah boss-nya.. gembongnya… penguasanya.. Jenderalnya.. begitu jeng… dan kalau itu terjadi, akan lebih mudah untuk membongkar jaringan mereka…

Hukum dan pengadilan bukan dibuat untuk mencari-cari siapa salah siapa bukan.. tapi untuk menentukan KEADILAN.. jadi nggak nggantung kayak begini… enak banget jadi penguasa di republic ini yah… lakukan saja segala hal demi keuntungan pribadi, kelompok, keluarga.. toh.. kalau udah turun juga gak diapa2in koq… pantes saja yg namanya Korupsi, Kolusi, dan segala bentuk Kejahatan lainnya masih terus berlangsung..

Hukum gak ada wibawanya.. hukum Cuma berlaku buat orang kecil… dan lain sebagainya… bener gak ?

Jadi, intinya, bukan persoalan menghujat atau menyalahkan Soeharto-nya.. tapi ini persoalan bangsa.. ini persoalan Negara.. ini persoalan ratusan juta rakyatnya.. ini persoalan kepastian hukum… ini persoalan keadilan… dan dia Boss-nya… dan dia presidennya.. dan dia yang paling harus bertanggung-jawab.. itu aja… kalaupun udah meninggal, ya mau apa lagi.. biar Tuhan yg mengadilinya… berat loh kalo beliau harus menyelesaikannya di Pengadilan Akhirat nanti… lebih menyedihkan kaan… gimana menebusnya? Selesaikan urusan Duniawi di Dunia dulu.. berikan status kepastian hukum-nya… kalau bersalah, tebus kesalahannya.. biar orang lain gak ikut-ikutan berbuat salah.. kalau enggak bersalah, bersihkan nama baiknya… jadikan teladan.. gitu aja kan ?

Gak perlu 10 tahun dari lengsernya terus menerus menyisakan tanda Tanya dan mangkir dari pengadilan…

Salam… :D

Aku mau langsung bales di kotak comment, tapi kapasitas-nya gak mencukupi, jadi aku bikin blog ini aja deh… hal-hal seperti ini yang harus diwaspadai.. kenapa bisa muncul halhal begini? karena sperti yang aku sebutkan diatas, Tidak ada sebuah Ketetapan yang Jelas, Adil dan terbuka.. jadi semua orang sengaja dibiarkan berasumsi sendiri-sendiri dan sering secara asal-asalan..

mengutip dari Bung Karno.. “Jas Merah..”
“Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah…”

(Bagian pertama abis.., Lanjut ke bagian berikutnya…)

Categories: Demokrasi, Perlawanan, Umum Tag:

Cukup Bagiku…

“Cukup bagiku.. hadirmu… .”

Mmmhh.. sepenggal lirik lagu dari KLa itu kayaknya pas.. ha..ha..  iya, aku gak perlu lebih dari itu koq.. cukup buat aku bahwa kamu tau itu.., dan aku juga mengetahuinya… Terima kasih atas semuanya..  satu hal yg pasti, apapun yg nanti terjadi, tidak akan merubah apapun yg ada kecuali mungkin menjadi lebih baik buatmu… :D

Categories: Cinta, Sastra, Umum

“Oh mungkin kamu tak pernah tau, betapa sakitnya aku..”

Maret 24, 2007 wismoyo 4 komentar

Sekilas lirik itu tiba-tiba saja terlintas dalam kepalaku, diiring angin yang menampar2 tubuhku.. Melalui  bayang-bayang pepohonan malam dalam hening..  Setelah semuanya berlalu begitu saja…

Iya, Dunia terasa sangat sepi malam itu… ada beban berat menumbuk dadaku.. dan menyisakan sesak dalam setiap udara yang kuhela..  Aku tahu kamu mengerti, aku tahu kamu memahamiku… aku tahu kamu melakukannya untukku.. , tapi “mungkin kamu tak pernah tahu, betapa sakitnya aku…” (Reza&Masaki Ueda)

Categories: Cinta, Sastra, Umum

Akhirnya, tiba saat untuk beranjak ke depan…

November 4, 2006 wismoyo Tinggalkan komentar

Setelah penantian panjang yang melelahkan, akhirnya tadi pagi (saat baru terbangun dan masih sekitar 45% dalam pengaruh alkohol sisa semalam) aku mendapatkan SMS yang membuka kembali harapan untuk bisa segera beranjak… pergi lagi… melanglang jagad kembali…coba melanjutkan hidupku sendiri dan  menggoreskan sejarahku sendiri…

Tidak lama lagi aku akan segera meninggalkan kota ini… kota penuh makna yang walau cukup singkat (sktr 1,5 tahun ) aku disini, tapi ada banyak hal yang aku dapatkan… aku mencintai kota ini… aku menyayangi semua yang  ada disini… tapi, bukan berarti aku harus hidup dan menjalani hari2ku cuma disini…

Aku akan kembali ke tempat dimana ada sebuah kota yang juga menjadi cintaku dan menjadi tumpuan harapanku… tempat dimana aku akan kembali menggali nilai-nilai hidup dengan cara dan keyakinanku sendiri…  tapi sekali lagi, aku masih mencintainya…

Iya… dalam beberapa hari lagi… aku akan menyelesaikan semua tanggung jawab yang masih tertunda di kota ini…, berkemas-kemas dan pergi…

Selamat tinggal segala kebosananku… selamat tinggal pekerjaan menjemukan… selamat tinggal kawan-kawanku… selamat tinggal pantaiku… gunungku… jalan-jalanku… kenangan-kenanganku… penderitaanku… kegembiraanku…

Selamat tinggal Yogyakartaku… Aku akan merindukanmu… aku akan merindukan semuanya… dan aku toh tidak selamanya pergi… aku akan masih sering menjengukmu… melalui jalan-jalanmu… mengunjungi pantai-pantaimu.. menongkrongi tongkrongan-tongkronganmu… dan membukai semua kenangan-kenangan saat aku masih bersamamu…

:-(

“Patah Hati itu Indah…” (Gerimis malam di Malioboro)

Oktober 19, 2006 wismoyo 10 komentar

Setelah kedatangan dua orang kawan, yang baru datang dari jakarta, maka kami pun memutuskan jalan-jalan sambil menikmati suasana malam jogja yang tenang… di tengah jalan kemudian kami sepakat untuk mencari “Amer” sebagai teman nongkrong kami nanti di depan Gedung Agung… setelah putar-putar, Jl. Paris – Katamso – Gondomanan – Pakualaman – Lempuyangan – Jl.Mataram, Bunderan PLN Tugu dan akhirnya baru dapet di warung depan Stasiun Tugu/Sarkem.
Di sepanjang jalan kami mengobrol, ketawa-ketiwi, menumpahkan semua yg ada dalam kepala ataupun dada kami… ha..ha…ha… dan isyu utama yg kami bahas adalah persoalan “Patah Hati bagi Laki-laki” ha…ha…
Obrolan tersebut sangat pas, karena suasana dan iklim juga mendukung… Tiba-tiba kami merasakan ada titik-titik air yang jatuh menimpa kami dan menebarkan Aroma Khas hujan yang menyesakkan dada dan membuat sesuatu yang beda dalam otak kami… yang membuat semua obrolan semakin bersemangat dan lebih jujur… mulai terbuka dengan peristiwa-peristiwa pribadi (yg selama ini bagi kaum laki2 agak tabu membicarakannya bersama)yang erat berkaitan dengan titik-titik air dari langit… apalagi kalo bukan pengalaman2 patah dan kusutnya hati yang dilampiaskan ditengah hujan… ha…ha..ha… dasar!!! sok tangguh!!! ternyata semua (kami ber3) hampir mempunyai pengalaman buruk tetapi sangat manis dan nikmat… yang kami juga jujur merindukan moment2 “kehancuran” dan “kehilangan” seperti itu… ha..ha…
Kami pun sudah sampai di depan Gdg Agung, Malioboro. Obrolan kami pun dilanjutkan di tengah guyuran hujan yg mulai menderas… tetapi ada sesuatu kesepakatan bersama tanpa suara untuk tetap bertahan diguyur hujan dan mencoba merasakan kembali kenangan2 yang pernah kami rasakan… akhirnya kami cuma berteduh di bawah2 palem dan menghisap rokok serta mulai membuka botol pertama kami…
baru kami mulai mengobrol, kami terkesima… dari seberang kami saksikan sepasang insan yang berumur lanjut, dengan mesra dan penuh kasih dalam dekapan dibawah guyuran air yang jatuh dengan keliatan roman2 muka bahagia… dengan pancaran mata penuh kasih… yang sungguh2 membuka mata kami dan seakan2 menunjukkan pada kami “Ini lho CINTA wahai anak-anak muda…”
ya… kawanku menimpali dengan setulusnya… itulah cinta… yang tak takkan terganggu dengan air hujan… bahkan alkohol akan semakin menguatkan ikatan kasih itu… ha..ha… sok mello sih memang… tapi jangan munafik jugalah…

kami melanjutkan minum, merokok dan mengobrol tentang banyak hal… menikmati pandangan gadis2 malam malioboro dan sesekali menyaksikan pengendara motor/mobil yang melintas… memandangi gemerlap lampu BI dan Kantor Pos.. sesekali beranjak ke pagar istana dan kecing disitu… dan sering kali aku berfikir, kapan lagi bisa mengencingi pagar istana negara dibawah tatapan paspampres yang ada di pos-nya… ha…ha… cuma di Malioboro itu bisa dilakukan…
Kami juga membahas tentang semakin tergerusnya suasana kebebasan berekspresi dan kebersamaan yang menjadi khasnya malioboro… bahwa sekarang sering terjadi tawuran karna hal-hal gak jelas dan seringnya razia oleh polisi dan Pol PP yang sudah tidak pandang bulu… bahkan sering salah sasaran… sehingga penikmat dan pencari inspirasi ataupun mengolah dirinya di malioboro jadi gak bisa melakukan aktivitasnya dengan tenang… karena was-was tiap waktu bakal kena garukan… memprihatinkan…
Ahh… botol pertama abis dan datang satu kawan lagi dan ikut nimbrung… obrolan pun berlanjut dengan diselingi joke-joke yang kadang berbau filosofis sampai berbau pornografi… ha..ha..ha… biasalah obrolan laki-laki…
Oh iya… lupa… hujan yang mengguyur tadi udah reda dan sekarang jadi rintik2 kecil aja… dan kami tetap saja bertahan dengan baju, celana dan jacket yg basah.. dasar kami sudah gila kali yaa…
setelah terus melanjutkan obrolan tentang arti perkawanan, persahabatan dan lain sebagainya sambil terus juga diiringi kepulan2 asap rokok dan tenggakan amer… akhirnya terdengar lamat2 imsak di kejauhan… dan kami pun cukup sudah menikmati malam hujan dengan beribu obrolan di Malioboro ini…
Yah… lumayan menyegarkan otak kami, dengan beribu inspirasi baru muncul yang tidak sabar segera ingin aku kerjakan…
Satu hal… kami mengeluarkan teori baru… “Patah Hati itu Indah…”

Selamat Ulang Tahun…

Oktober 17, 2006 wismoyo Tinggalkan komentar
Categories: Cinta, Links Keren!, Umum

Chat ma Moa 08 Oktober 2006 Pukul 00.00 s/d ?

Oktober 8, 2006 wismoyo Tinggalkan komentar

mora_lexius: jadi gak
mora_lexius: waduh lama bgt!!!
mas_rawis:
mas_rawis: soorrryyy cs…
mas_rawis: tadi mampir ke sekber dulu…
mas_rawis: mampir jemput upik…
mas_rawis: ini lagi ama upik juga..
mas_rawis: coba sapa upik…
mas_rawis: ID nya uachank
mora_lexius: alow..Prend !!!!
mas_rawis:
mas_rawis: lo msh pake telkomnet?
mas_rawis: jangan kaget kalo tagihan telepon lo bulan depan MEMBENGKAK!!!
mas_rawis: lo masih OL gak sih????
mora_lexius: dah…blm???
mas_rawis: udah…
mas_rawis:
mas_rawis: ah.. jangan pake IMV… beratin sistem…
mas_rawis:
mora_lexius:
mas_rawis:
mas_rawis: lo OL beneran gak sih?
mas_rawis:
mora_lexius:
Hide Recent Messages (F3)

mora_lexius appears to be offline and will receive your messages after signing in.

mora_lexius: ada apaan??
mas_rawis:
BUZZ!!!
mas_rawis: Taik… lo OL beneran gak???
mas_rawis: menuh2in desktop gw…
mora_lexius: iya
mas_rawis: status lo, lo bikin OL / available doong..
mas_rawis: gak usah pake IMV segala…\
mas_rawis: bikin berat…
mora_lexius: ya udah
mora_lexius has unloaded the IMVironment.
BUZZ!!!
mas_rawis: gimana?
mora_lexius: apanya?
mas_rawis: dah dapet kontrakan?
mora_lexius: ntar senen
mora_lexius: rencana mau bikin sahur
mas_rawis: trus, tawaran gw kemaren dah diobrolin?
mora_lexius: kmrn ngecrek bwt sahur
mas_rawis: oya, kemaren dodo sms gw…
mas_rawis: katanya ada yang gak beres di FN?
mas_rawis: ada apaan?
mora_lexius: knapa?
mas_rawis: nah… mana gw tau?
mora_lexius: apanya?
mas_rawis: dia bilang dia mau temuin kalian, karena ada yang gak beres…
mora_lexius: ga ada yg dia omongin
mas_rawis: soal apa gw gak nanya…
mora_lexius: padahal kmrn ktemu kok
mas_rawis:
mas_rawis: au ah…
mas_rawis: trus, kapan sahur barengnya?
mas_rawis: besok, gw ama anak2 sekber mau buat Buka puasa bersama anak2 yatim…
mas_rawis: besok sore…
BUZZ!!!
mora_lexius: 16 sep
mora_lexius: baru rencana gw sm bberapa org
mora_lexius: yg laenya dah gsusah dbilangin
mas_rawis: kalian gak pernah ngumpul trus rapat gitu ya?
mora_lexius: dah..
mora_lexius: yg dateng itu2 aja
mas_rawis:
mora_lexius: kadang be3/4
mora_lexius: emang siapa lg?
mas_rawis: ber 3, ber4?
mas_rawis: siapa aja?
mora_lexius: gw, mayas, egy, cepi
mas_rawis: itu yg selalu ada?
mas_rawis: atau yg baru lo ajak ngobrol tentang sahur?
mora_lexius: kadang bacank
mora_lexius: dah pd manja
mas_rawis: maksud lo mrk yg selalu ada dan siap?
mora_lexius: pad ytakut ga msk kuliah
mas_rawis: Jujur dan apa adanya deh…
mora_lexius: ya cm itu
mas_rawis: kira2 berapa dan siapa yg bener2 pasti?
mora_lexius: ngapain gw boomg
mas_rawis: kira2 berapa dan siapa yg bener2 pasti?
mora_lexius: itu jg kadang susah
mora_lexius: ya itu yg td diatas
mas_rawis: bisa dipertanggung jawabkan?
mora_lexius: iyalah, masa gw boong
mas_rawis: Oke…
mora_lexius: malah kadang gw sm cepi doank
mora_lexius: gila gw lulus
mas_rawis: Elo, Mayas, Egy, Ceppy + Bacank ?
mora_lexius: ga tau deh gmana??
mora_lexius: nasibnya
mora_lexius: parah
mora_lexius: kadang stres gw mkirin mreka
mas_rawis:
mas_rawis:
mora_lexius: emang mreka mikirin gw apa
mas_rawis:
mora_lexius:
mas_rawis:
mora_lexius: emang kaya gitu
mas_rawis:
mora_lexius: jujur!!
mas_rawis: Okay…
mas_rawis: so?
mas_rawis: gw paham…
mas_rawis: so?
mas_rawis: apa tawaran lo kedepan?
mas_rawis: kita berpisah saja?
mora_lexius: kadang yadi aja dah males ngurusinya
mas_rawis: dan mari kita berjuang dengan cara kita masing2?
mas_rawis: hapus saja, dan mari kita berjuang sendiri2, dengan cara kita masing2?
mora_lexius: lama2 gw jg jd males
mora_lexius: gw ga enak sm ank2 FK
mas_rawis:
mas_rawis: koq ama anak2 FK?
mas_rawis: kenapa?
mora_lexius: klo gw lg ga bisa
mora_lexius: pd ga ada yg kpengadilan
mora_lexius: kan tai
mora_lexius: emang siapa gw
mora_lexius: eang harus gw trus yg kesnakmari
mas_rawis: so?
mora_lexius: ga tau……….
mas_rawis: koq gak tau?
mas_rawis: gimana seh?
mora_lexius: apanya gak tau
mas_rawis: oke, kalo ternyata memang harus lo yang kesana-kemari dan selalu ada, trus kenapa rupanya?
mora_lexius: ya gitu…keadaanya
mora_lexius: walupun terseokseok…..
mas_rawis: ada masalah?
mora_lexius: kasihan bgt ya…!!!
mora_lexius: ga ngerti gw
mas_rawis: apa yg gak lo ngerti?
mora_lexius: padahal waktu itu gw dah ngobrolin
mora_lexius: tp setiap ada agenda gak dijalanin
mora_lexius: pada takut sm dosen..
mora_lexius: ha..5x
mora_lexius: pd culun
mas_rawis: emang agendanya harus nonjokin dosen?
mas_rawis: koq pada takut?
mora_lexius: dsuruh cr kostan aja kaga dkerjain
mora_lexius: apalagi ngecrek.waduh……..
mora_lexius: untung kaga gw tampol
mas_rawis:
mora_lexius: waktu itu gw kesel bgt
mas_rawis: SIAPA sih yang elo maksud?
mora_lexius:
mora_lexius: ank2 yg katanya kader FN
mora_lexius: ms takut sm kuliah
mora_lexius: agenda kaga dijalanin
mas_rawis: berarti cuma kader karbitan…
mas_rawis: ya udah…
mas_rawis: gw ngerti dan gw paham…
mas_rawis: jadi, seperti iyu kondisinya yaa…
mora_lexius: klo gak percaya Cek aja
mora_lexius: tanya ceppy
mas_rawis: termasuk lo dan yadi juga kan?
mora_lexius: dia tau
mas_rawis: ceppy juga…
mas_rawis: kalian sama aja kan?
mas_rawis: JUJUR deh…
mora_lexius: yadi lg males ngurus ank2
mora_lexius: kesel kali
mas_rawis: apapun alasannya…
mora_lexius: apaan…
mora_lexius: tanpa gw be2 sm cepy
mas_rawis: Kalian, Yadi, elo, ceppy, dll… sama aja…
mora_lexius: ga ada yg dikerjain sm srkali
mora_lexius: sm apaa….
mas_rawis: sama-sama bingung mau ngapain…
mora_lexius: tersersh penilaiannnloe gung
mas_rawis:
mas_rawis: jujur dehhh… lo juga pasti masih takut tinggalin kuliah kan?
mas_rawis: (gw serius, dan gak nge-cengin…)
mas_rawis: demi TUHAN…?
mora_lexius: busyet, bnyk ga msk kuliah gw
mas_rawis: iya… gw gak ragukan elo…
mas_rawis: gw tau elo…
mora_lexius: cm ngurusin ank2 yg jd gak jelas gitu
mora_lexius: jd ancur kul gw
mas_rawis: Okelah… sebenernya kita mau apa to?
mas_rawis: FN buat apa tho?
mora_lexius: mreka msh smster segitu aja pd takut ga msk kul
mas_rawis: JUSTRU ITU????
mas_rawis: karena mrk msh semester segitu…
mas_rawis: karena mereka masih muda…
mas_rawis: karena mereka memang tidak di”didik” dengan benar…
mas_rawis: makanya jadi seperti itu…
mas_rawis: Ok, masih ada lagi gak yg mau lo sampaiin?
mora_lexius: klo gw mau cabut atau gw biarin bisa aja
mas_rawis: Ok, masih ada lagi gak yg mau lo sampaiin?
mora_lexius: ya kaya gitu keadaanya
mas_rawis: gak sepantasnya lo bilang kayak gitu…
mora_lexius: sory klo gw emang gak bisa ngurus
mas_rawis: kalo lo aja kayak gitu, wajar aja mereka jadi pada kurang ajar…
mas_rawis: Kalo lo berfikiran gitu, apa bedanya lo ama “abang ” lo itu?
mora_lexius: kupinya tuh dah kebal
mas_rawis: dan semuanya jadi berfikiran begitu…
mas_rawis: gak ada beban…
mas_rawis: ok… tapi, gw tau elo…
mas_rawis: makanya gw msh mau ngobrol ma elo…
mas_rawis: ada lagi gak kira2 yang mau elo sampaiin?
mora_lexius: ya gitu aja
mas_rawis: Kalo gitu, sekarang kita ngomongin, gimana kira2 kedepan…
mora_lexius: mang mau gmana?
mora_lexius: jgn yg berat2 lah
mora_lexius: lg mumet gw
mas_rawis: Ok, yang gw tangkap, kekuatan kita tinggal 4-5 orang…?
mas_rawis: bener?
mas_rawis: atau cuma 3 orang?
mas_rawis: yang TOTAL?
mas_rawis: iya gak?
mora_lexius: ya
mas_rawis: yang 3 atau 5 orang?
mora_lexius: bacank,egy,mayas kadang2
mas_rawis: 3?
mas_rawis: atau 4?
mas_rawis: atau 5?
mas_rawis: berati 2?
mora_lexius: yadi lg sibuk puasa
mas_rawis: lo ama cheppy?
mas_rawis: itu aja?
mora_lexius: cepy bntar lg mau gawe
mas_rawis: bentar lagi kapan?
mora_lexius: td krmh gw ngetik lamaran pekerjaan
mas_rawis: gawe apa?
mas_rawis: bidang apa?
mas_rawis: makan waktu full?
mora_lexius: jw reporter ktanya
mora_lexius: ga tau..
mas_rawis: mulai kapan?
mora_lexius: lgdkirim
mas_rawis: ok…
mas_rawis: belum pasti…
mora_lexius: mgkn senen dia masukin lamaran
mas_rawis: ok, gak papa…
mora_lexius: ya…….kaya gitu
mora_lexius: kaya tersing
mora_lexius: kaya terasing
mas_rawis: jadi, yang pasti dan selalu siap ada elo ama cheppy?
mora_lexius:
mora_lexius:
mora_lexius:
mora_lexius:
mas_rawis: + bonus, mayas, egy, bacank dan yadi?
mora_lexius:
mas_rawis: iya?
mas_rawis:
mora_lexius: klo yadi mah dia msh bisa
mora_lexius: ga enak gw sm dia
mas_rawis:
mas_rawis: kenapa?
BUZZ!!!
mas_rawis:
mas_rawis: gak enak kenapa ama yadi?
mora_lexius: iyalah…….
mora_lexius: sbenernya dia msh semgat..
mora_lexius: tp ank2 kaya ga hargain dia
mas_rawis: gak hargain dia gimana?
mas_rawis: apanya yang mau dihargain?
mas_rawis: berapa harga seekor anjing?
mas_rawis: gaya2an…
mora_lexius: apaan sih gung??
mas_rawis: dihargain atau tidak itu tergantung dia sendiri…
mora_lexius: jgn pake bahasa2 kaya gitu lah…
mas_rawis: iyalah…
mora_lexius: apanya iyalah…..
mas_rawis: kenapa jadi gak enak?
mas_rawis: moa, bentar…
mas_rawis: gw mau pundah komputer dulu…
mas_rawis: mau pindah ruangan yg bisa ngerokok…
mora_lexius: ya dah….
mas_rawis: loe sapa dulu Upik…
mora_lexius: jgn lama2
mas_rawis: gw mau nyamperin dia…
mas_rawis: rokok gw ma dia…
mas_rawis: dia pake ID uachank
mas_rawis: lagi OL juga…
mas_rawis: ok, tunggu bentar…
mora_lexius: gw lg chat jg sm dia

Categories: Links Keren!, Perlawanan, Umum

“sesuatu” pada DEJAVU senja

Oktober 6, 2006 wismoyo Tinggalkan komentar

Saya tadi sore merasa ngantuk luar biasa… dan saya tertidur di kamar kost teman yang sudah saya anggap adik saya sendiri… nggak terasa, ketika terbangun saya menemukan diri saya dalam gelap… ternyata… listrik-nya turun.. dan saya pun merasa begitu hening dan sepi suasana… saya sempat jengkel, kenapa saya ditinggal sendirian dalam gelap???
Lama saya menunggu, menghisap sebatang rokok dan meminum segelas air putih… membuka-buka satu buku “Keajaiban Cinta” ala Jalaludin Rumi, tapi, Listrik selalu Nyala dan Mati lagi… akhirnya saya berbaring dalam diam… dan Gelap-Terang-gelap-terang…

Saya menemukan Lilin kecil (yang biasa buat di kue Ulang Tahun) dan menyalakannya… remang suasana pun hadir dalam kamar tersebut… dan saya mengalami de-ja-vu… seakan saya pernah mengalami saat seperti itu sebelumnya… dan saya larut dalam usaha mengingat-ingat, kapan kira-kira saya pernah mengalaminya?

Iya… Suasana remang dibawah cahaya lilin kecil, dalam ruang 3 x 3 m, di lantai 2 sebuah rumah, memandang keluar adalah daun dan pucuk2 pepohonan, serta atap-atap rumah dan juga siluet senja yang baru saja ditinggalkan oleh matahari… serta gumpalan awan2 hitam… juga berhembus sepoi-sepoi angin senja yang bisa membuat kembung perut…

Kapan ya saya pernah mengalami hal dan situasi seperti itu?

Ahh… entahlah… saya tidak mampu mengingatnya… justru, saya jadi teringat dengan SESEORANG, yang mungkin sedang bersama saya, saat saya mengalami kejadian seperti senja tadi sebelumnya…

Categories: Links Keren!, Umum